Saturday, November 15, 2014

Chinese Garden Singapura

Agatha ©Private Doc.
Pagi ini, kami mencoba menjajal kedaerah jalur hijau yaitu Chinese Garden. Chinese Garden adalah sebuah taman dekat Jurong East, Singapura. Dibangun pada tahun 1975 oleh JTC Corporation dan dirancang oleh Prof. Yuen-chen Yu, seorang arsitek dari Taiwan, konsep Chinese Garden didasarkan pada seni berkebun Cina. Ciri utamanya adalah integrasi fitur arsitektur yang indah dengan lingkungan alami yang asri. Chinese Garden terhubung ke Taman Jepang atau Japanese garden. Kedua Taman tersebut secara bersamaan dikenal sebagai Taman Jurong. Taman ini mempunyai luas 13,5 hektare, lengkap dengan serangkaian jembatan batu, pagoda dan a tea house. Sementara itu di area Chinese garden ini juga terdapat Museum Penyu & Kura-kura. Anak-anak kebanyakan menyukai Penyu dan Kura-kura hidup. Dalam museum ini terdapat lebih dari 200 kura-kura dan lebih dari 60 spesies yang berbeda.
©Private Doc.
Agatha tentu senang berada disini, selain karena anak ini aktif dan suka lari-lari, jadi Mama merasa ini salah satu tempat bagus buat bocah kaya Agatha. Tempatnya luas, tamannya indah banget, seperti bukan di Singapore, LHO!! hehehehe.. Tapi sayang lokasinya jauh dari rumah kita di jalur ungu. kalau deket mungkin dah bye bye sama Bishan Park hehehe...
Tapi sayang kami ga bisa keliling kesemuanya, bahkan ke Japanese Garden pun harus di tunda karena Hujan tiba-tiba turun lebat.. selain lama, ni hujan awet banget.. hampir 3 jam ga pake berhenti... ya sudah akhirnya berteduh dan makan, abis makan ngantuk, hujan pun tetep masih berlanjut. Dannnn.. akhirnya Hujan berhenti  juga tapi kami kudu pulang karena hari mulai gelap.. kan syeremmm... hehehe. Padahal malam hari kedua taman ini ga kalah indah lho ya.. tapi tetep wae gelap ateuh... hehehehe.. See you again Chinese Garden..
Agatha ©Private Doc.

Lokasi: 1 Chinese Garden Rd, Singapore 619795

Rute:
Bus:
180, 335 (Chinese Garden Station, Bus Stop No. 28341)
180, 335 (Opposite Chinese Garden Station, Bus Stop No. 28349)

MRT:
Chinese Garden (EW25)

Admission: Free
Open: 5:30AM – 11PM

Sunday, June 08, 2014

Alexandra Arch Bridge to Harbourfront MRT

Alexandra Arch Bridge ©Private Doc.
Sore ini, kami berjalan-jalan ke Alexandra Arch Bridge sampai ke Harbourfront MRT. Sambil mendorong stroller si bocah sesekali mama mengambil gambar jembatan keren ini. Alexandra Arch adalah jembatan sepanjang 80 meter yang memiliki dek melengkung dan lengkungan miring seperti daun yang terbuka, menghubungkan Alexandra Road dan  Hyderabad Road. Jembatan ini  dirancang oleh Buro Happold bekerjasama dengan LOOK Architects. Sama halnya seperti jembatan Henderson Waves, bila malam hari Alexandra Arch Bridge akan menyala dengan lampu LED yang berubah warna. Di ujung Alexandra Arch, ada jalan yang menuju tanaman berbunga yang mengarah ke HortPark. (akan saya bahas di tulisan yang lain. dari Alexandra Arch Bridge park kami meneruskan perjalanan melewati Forest Walk. Panas dan keringetan banget sodara-sodara, Matahari sore bener2 mentereng.. Agatha mulai meleleh.. maklum anak AC.. tp Mama bertekad Agatha dari kecil kudu deket sama alam, ga boelh nyerah sama alerginya ya nak..
Forest Walk ini adalah jalan sepanjang 1,3 kilometer
yang melintasi sekitar 50 meter melalui hutan sekunder di Telok Blangah Hill Park dan terhubung ke Alexandra Arch.
©Darren Soh/Singapore Tourism Board
Jalan setapak dengan ketinggian mulai dari 3 meter diatas kanopi dengan pemandangan pepohonan berbagai macam  burung yang terbang ditengah-tengah hutan.
Forest Walk juga terhubung dengan Labrador Nature & Coastal Walk.
Bila pejalan kaki lelah dapat langsung mlipir ke Stasiun MRT Labrador Park terdekat, tapi sebelumnya bisa menikmati pemandangan di area Labrador Park. Perjalanan kami  masih dilanjutkan  walau peluh dan keringetan, kami terus melaju tanpa lelah (jiahhhh.. padahal dah meleleh) menuju pemberhentian berikutnya yaitu... Henderson Waves adalah jembatan pejalan kaki setinggi 274 meter di atas Henderson Road. Jembatan keren ini merupakan jembatan pejalan kaki tertinggi di Singapura. Ini menghubungkan Mount Faber Park dan Telok Blangah Hill Park. Jembatan ini dirancang oleh IJP Corporation, London, dan RSP Architects Planners and Engineers (PTE) ltd Singapura.
Agatha ©Private Doc.
Jembatan ini memiliki bentuk gelombang yang terdiri dari tujuh rusuk baja melengkung yang bergelombang.
Rusuk melengkung membentuk ceruk yang berfungsi sebagai tempat penampungan lebih tepatnya area datar untuk orang-orang yang berkunjung kesana, termasuk disediakannya tempat duduk di dalamnya.
Potongan kayu balau kuning (disebut juga  kayu segala  cuaca) yang ditemukan di Asia Tenggara, digunakan sebagai salah satu ciri khas dari Henderson Waves ini.
Jadi ga penasaran lagi kan, kenapa di namakan Henderson Waves? ya itu... tengok deh bentuknya.. hehehe
Perjalanan belum lagi berhenti (duhh kapan nyampenyaa),setelah popotoan kami teruskan ke Mount Faber. Mount Faber Park adalah salah satu taman tertua di Singapura dan menjadi salah satu tujuan wisata yang populer.
Mount Faber ©Wikipedia
Taman ini terhubung ke Taman Bukit Telok Blangah oleh jembatan Henderson Waves tadi.
Ditaman ini terdapat Marina Deck, Palm Plaza, Jewel Box, dan Faber Point. Saya cukup tau ajah, ga berani juga masuk sembarangan ketempet-tempet itu cuma numpang pipis sama beli minum di Vending Mesinnya hahahaha..
Dari Mount Faber kami ketemu lagi dengan Faber Trail, ini adalah jalur sepanjang 1 kilometer (0.62 mil) yang melintasi Taman Mount Faber. Pada puncaknya, hotel ini menawarkan pemandangan panorama bagian selatan Singapura Southhern Island. Daaannn trail yang terakhir.. tarik napas dulu... minum lagi.. duduk dulu eh ndlosor dulu....
Marang Trail ©TripAdvisor
Marang Trail ini adalah trail pejalan kaki sepanjang 800 meter. Trail ini tidak jauh dari Marang Road tepatnya di belakang Stasiun MRT HarbourFront.
Akhirnya masuk Harbourfront MRT juga... nyesssssss.. seuejuk! Oh AC I miss you hahaha.. dann tentunya makannn.... Lapar buk... Mamak lapar, mana Agatha juga masih menyusui..
Oke sampai ketemu di Jalan-jalan Lempoh berikutnya
(Sumber: Wikipedia)

Wednesday, March 26, 2014

Bishan Ang-Mo Kio Park Episode 2

Agatha ©Private Doc.
Sore ini Mama dan Agatha kembali disini.. kemana lagi kalau bukan ke Bishan Ang-Mo Kio Park. Hari ini Agatha minta main bola. Berhubung di halaman rumah dilarang main bola, karena bergabung dengan akses lalu lintas kendaraan, walaupun posisi rumahnya di pojok. Jadilah sore ini mama bawa Agatha kembali kesini.
Haloo Bishan Park kami nongol lagiiii!!
Agatha seneng banget lari kesana-kemari, main bola, trus kalau cape minum susu deh.. tapi lebih banyak minum susu nya daripada ngejer bola.. hahaha..
Lokasi: Ang Mo Kio Ave 1, Singapore 569981
Rute Tengah
Agatha ©Private Doc.
Bus:
133, 136, 262 (Teck Ghee Court, Bus Stop No. 54081  Ang Mo Kio Ave 1 Road)
133, 136, 262 (Opposite Ang Mo Kio Swimming Complex, Bus Stop No. 54089  Ang Mo Kio Ave 1 Road)

Admission: Free
Open: 24 hours