Monday, November 13, 2017

"Nak.. semoga lelahmu menjadi Lillah.."

Suhu hari ini mencapai 34 derajat celcius dan itu panasnya berasa 37 derajat celcius, sementara tingkat Humidity mencapai 91%. Senin, selalu penuh semangat, ya harus begitu (teorinya..) hahaha, dan prakteknya "so so laaa.." (singlish pisan 😛😛). Teringat dengan sebuah Quotes yang pernah di posting di Whats App Group Foundation Ibu Profesional ASEAN seminggu yang lalu..
Quotes ini diambil dari Surah Saba' Ayat 13
يَعْمَلُونَ لَهُ مَا يَشَاءُ مِنْ مَحَارِيبَ وَتَمَاثِيلَ وَجِفَانٍ كَالْجَوَابِ وَقُدُورٍ رَاسِيَاتٍ ۚ اعْمَلُوا آلَ دَاوُودَ شُكْرًا ۚ وَقَلِيلٌ مِنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ
"...Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih. (Saba'[34]:13)"
Menghadapi cuaca panas, memang sudah biasa, namun kadang kasian melihat Agatha yang mempunyai masalah alergi terhadap cuaca, tentu hal seperti ini sedikit membuat dia tidak nyaman. Seperti di perjalanan pulang tadi dia sudah mulai tampak gelisah, dengan tanda-tanda mulai menggaruk leher dan kepala, itu pertanda alerginya mulai kambuh, dan sepanjang jalan bilang "so hot today, aku gatel nih ma.." Ga berapa lama, ngoceh lagi.. "panas banget ma.." "Iya sabar ya nak.." kataku sambil mengelus-ngelus tangannya. Oh iya sejak kecil selain alergi udara Agatha mudah terkena heat stroke dan ini sedikit membuat khawatir karena harus berhati-hati karena Heat Stroke bisa menyebabkan kerusakan pada otak. Nauzubilahimindzalik. Sesampai di MRT Stasiun, ketika saya menggenggam tangan-nya suhu badannya mulai meningkat.. Ah nak kasian sekali kamu.. Dia bilang "I'm so tired ma" Saya cuma jawab dengan senyum, dan cuma bisa bilang "sabar ya nak.. sabar.. Tidak lama setelahnya kereta datang, dan kami segera masuk, Alhamdulillah dapat tempat duduk.. Pertama, kami duduk bersebelahan. Lalu saya ajak dia bicara "cape ya nak..? panas ya hari ini? kataku. Lalu dia menjawab hanya dengan anggukan. Saya ajak ngobrol lagi "Agatha seneng ga bisa sekolah di Tuffaha?" Dia lalu menjawab dengan berbinar-binar "seneng dong, I'm so happy, I can play with Hasan, Azharan, Manabu, Maya, Nuha, Sabila (mulailah dia menyebutkan satu persatu nama-nama teman-temannya). "Eh eh, beneran, Mama mau tanya sekali lagi, Agatha seneng ga sih ngaji disana?" lanjutku lagi. "iya.. I like phonic and Tilawah with Teacher Sakinah and Teacher Hayati". Alhamdulillah pikir-ku dalam hati.. Lega rasanya ketika tau dia happy, walaupun kami harus menempuh jarak yang jauh untuk pergi ke Tuffaha, namun Agatha masih menunjukkan semangat-nya dan selalu excited untuk bertemu dengan teman-teman disekolah. Saya senang berdialog seperti ini, meski jawaban versi Agatha terkadang masih sekena-nya, sedikitnya kami sudah berusaha melakukan komunikasi dua arah. Ngobrol sedikit tapi produktif. Belum setengah perjalanan, Agatha  yang tadinya duduk disebelah saya, mengambil posisi pindah duduk dihadapan saya, dan saya berada diseberangnya. Lalu diam-diam dia mulai tidak bersuara, dan memejamkan matanya perlahan-lahan, lalu tertidur.. 😴😴😴hehehe.. Kasian, mungkin memang benar hari ini dia sedang lelah, dikarenakan oleh cuaca juga yang kurang bersahabat.
Agatha
Sebenernya jangan kan Agatha, Saya yang Ibunya, meski terlihat lebih kuat ini pun, pastinya panas, cape, penat, pegel, dan ditambah lagi dengan keluhan-keluhan lainnya (mulai manja, minta diperhatiin.. wkwkwk). Ya gimana, tugas saya sebagai Ibu dan istri itu double, ya capenya jangan ditanya, ditambah tidak ada ART. ya wiss.. sak kabeh di kerjain. (mulaiii curcol.. curcol..😛😛😛). Tapi balik lagi, Quotes diatas nampol banget.. seolah mengingatkan bahwa apapun yang kita lakukan jangan lupa untuk bersyukur kepada Allah. Kalau ngomel, ngoceh, ngeluh tiap hari-pun malah ga bakal dapet apa-apa, udahnya badan cape, hati dongkol karena ga ikhlas.. Lalu apa yang kita dapetin? ya ga ada.. cuma cape doank yang bertubi-tubi.. Saya pun berdoa agar Agatha menjadi pribadi yang kuat, tidak gampang mengeluh dan senantiasa bersabar, dalam menjalani kehidupan yang keras ini. Hampir setiap malam sebelum tidur saya coba membiasakan memberikan afirmasi positif kepada Agatha, tentang menyenangkannya bila bisa berjumpa Teachers dan teman-teman disekolah. Hal ini saya lakukan agar selalu tumbuh dan terjaga semangat di dalam hati dan pemikiran dia. Dan saya pun sebagai Ibu harus selalu berusaha memberi teladan yang baik baginya, terutama harus lebih semangat lagi agar hal itu juga dapat menjadi contoh positif baginya.
"Hidup itu butuh perjuangan nak.." (ntah mengerti ntah enggak, hehehe..) itu yang sering selalu saya katakan untuk menyemangati-nya. Seperti pengalaman pribadi saya yang sejak lulus SMU sudah dilepas orang tua untuk merantau ke kota lain dalam pencarian ilmu. Jadi saya seperti memflashback ke masa-masa itu, bila melihat perjuangan Agatha tiap hari pergi mengaji dengan jarak yang jauh  seperti sekarang ini.
Seperti salah satu Hadits yang pernah saya baca. Dari Abu Hurairah Radhiallahu’anhu, sesungguhnya Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga.” (H.R Muslim) dan selanjutnya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
 ﻃَﻠَﺐُ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢِ ﻓَﺮِﻳْﻀَﺔٌ ﻋَﻠَﻰ ﻛُﻞِّ ﻣُﺴْﻠِﻢٍ 
“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim. [HR. Ibnu Majah; no.224, dari Anas bin Malik radhiyallahu'anhu].
Dalam jarak, dalam penat dan lelah, semoga langkah-langkah ikhlas Agatha dalam pencarian Ilmu ini menjadi langkah yang berpahala, dimudahkan, diridhoi dan senantiasa diberi petunjuk oleh Allah SWT. In shaa Allah Lelahmu menjadi Lillah ya nak..

#Hari12
#GameLevel1
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunSayIIP

0 comments:

Post a Comment